Pan Islamisme

Pan Islamisme adalah sebuah gerakan perjuangan untuk menyatukan umat Islam dalam satu Negara Islam. Gerakan ini dipelopori oleh seorang reformis Islam kelahiran Afghanistan tahun 1838 M bernama Jamaluddin Al-Afghani. Al-Afghani sudah mengungkapkan gagasannya tentang pembaharuan Islam dan pentingnya kesatuan umat Islam lewat bulletin Al-Urwah Al-wuthqo yang dia terbitkan bersama muridnya Muhammad Abduh. Ketika menjadi penasehat Sultan Abdul Hamid, penguasa Turki Uthmani pada waktu itu, Al-Afghani memulai menyebar luaskan pemikirannya tentang pan-Islamisme ke Negara-negara Islam.

 

Ada beberapa alasan pokok yang membidani terlahirnya gerakan pan-islamisme, diantaranya adalah:

  1. Dunia Kristen, walaupun terpisah secara geografis, budaya, dan nasab namun akan selalu menggalang pemersatuan kekuatan untuk menghadapi dunia Islam. Hal ini sejalan dengan firman Allah swt dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 120

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…”

2. Pada masa kehidupan Al-Afghani mayoritas Negara-negara Islam tidak berdaya melawan kekuatan imperilis Barat. Perlawanan yang dilakukan Negara Islam tidak sebanding dengan kekuatan militer bangsa penjajah

3. Al-Afghani menyimpulkan bahwa kebencian umat Kristen terhadap Umat Islam bukan hanya datang dari sebagian umat Kristen namun berasal dari semua lapisan masyarakat. Dan keadaan ini akan tetap berlangsung hingga umat Islam mau mengakui keunggulan Kristen kemudian mengikuti segala produk mereka.

Rasulullah SAW bersabda :“Sungguh kamu akan mengikuti jalan-jalan [hidup] orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Hingga kalau mereka masuk ke lubang biawak, niscaya kamu pun akan mengikuti mereka.” Para sahabat bertanya,”Apakah mereka orang Yahudi dan Nasrani?” Rasul SAW menjawab,”Siapa lagi?” (HR Bukhari dan Muslim).

4. Persatuan umat Islam merupakan sebuah keniscayaan untuk melawan gelombang serangan bangsa-bangsa Barat yang mayoritas pemeluk agama Kristen.

Sesungguhnya, umat ini adalah umat yang satu dan Aku adalah Rabb kalian. Oleh karena itu, beribadahlah kepadaku. (QS al Anbi-ya’: 92)

Eksistensi pan-Islamisme pada masa itu tidak bisa dilepaskan dengan gerakan modernisasi Islam. Meskipun pan-Islamisme mengusung bentuk pemerintahan berpusat yang dipimpin oleh seorang khalipah, tapi tetap memasukan ide kekinian. Afghani menawarkan system demokrasi sebagai jalan keluar yang tepat sebagai bentuk ideal negara Islam. Lebih kongkritnya Afghani bahkan memberikan pertimbangan untuk memakai sistem pemerintahan republik.

 

Previous Post
Leave a comment

1 Comment

  1. ZANDY

     /  May 10, 2012

    AS. K2 ADA BUKU TENTANG PAN ISLAMISME

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: