Membeli Surga dengan Uang

Tentu kita pernah mendengar atau membaca ungkapan berikut; money can buy woman but not love, money can buy bed but not rest, money can buy house but not comfort…
Uang bisa membeli kesenangan tapi tidak kebahagiaan.
Memang tidak salah ungkapan tersebut. Tapi tidak bisa dikatakan benar total. Uang bisa membeli kebahagiaan. Bahkan uang bisa menyegel satu tempat di alam keabadian lengkap dengan segala kesenangannya.
Hilangkan terlebih dahulu fobia terhadap Korun. Ketakutan akan terjerumus seperti tokoh antagonis di zaman nabi Musa harus diimbangi dengan keinginan berkontribusi seperti sahabat Nabi, Utsman bin Affan. Sehingga cara pandang kita terhadap harta menjadi adil.
Memang benar Korun celaka karena hartanya. Tapi jangan lupa bahwa sayyidina Utsman menjadi tokoh idola karena harta juga. Korun berjalan di atas bumi dengan mengangkat kepala, tangan terkepal dan dada membusung. Utsman berjalan dengan sedikit merunduk, tangannya terbentang, dadanya terbuka. Siapa saja siap dirangkulnya.
Jika telinga kita sering dijejali kata ‘jetset’ oleh media yg ditujukan kepada kelompok manusia dengan limpahan harta, Utsman bin Affan adalah pemuka kaum jetset Makkah. Di usia muda beliau sudah menjadi saudagar. Urusan jual-beli sudah mendarah daging. Ayahnya, Affan adalah saudagar terkemuka. sejazirah Arab mengenal keluarga Affan sebagai enterpreneur handal.
Tumbuh di keluarga saudagar, dialiri darah enterpreneurship menjadi modal Utsman bergaul di kalangan bangsawan. Maka ketika khadijah binti khawalid menikahi seorang pemuda bernama Muhammad, Utsman langsung menjadi karib. Hal itu terjadi karena keluarga Khawalid termasuk ke dalam jajaran elit pengusaha di mekkah.
Sejarah mencatat Utsman bin Affan berani mengeluarkan harta demi perjuangan sahabat dekatnya. Saat Nabi menyeru muslimin untuk memberi bekal bagi pasukan yg akan berangkat ke medan perang, Utsman maju paling depan dengan donasi yang hampir mencukupi seluruh kebutuhan pasukan. 
Jangan pula dilupakan peristiwa paceklik yang sempat menimpa Madinah. Orang banyak kelaparan karena gandum didapat. Ketika satu kabilah dagang datang membawa ratusan karung gandum, Utsman bin Affan memborong seluruh barang dagangan. Para pedagang Mekkah berebut ingin membeli untuk dijual kembali kepada masyarakat. Dengan tegas Utsman menolak, ‘aku telah berniaga dengan Allah, seluruh gandum akan aku bagikan kepada muslimin’
Ingat juga peristiwa sumur bermata air jernih milik Yahudi. Sumur yg terkenal dengan kejernihan serta kesegaran airnya tersebut menjadi komoditas komersil. Yahudi si pemilik sumur menjual air dengan harga tinggi. Umat islam di Madinah sangat tertekan. Di satu sisi mereka membutuhkan air sumur itu, di sisi lain mereka kesulitan memenuhi harga yg dipatok si Yahudi.
Utsman bin Affan yg mengetahui perihal sumur tersebut datang kepada si Yahudi. Negosiasi berjalan alot karena Yahudi tidak mau kehilangan aset terbaiknya. Dengan kecerdasannya Utsman berhasil melakukan deal dengan Yahudi. Utsman membayar sejumlah uang kepada Yahudi untuk mengambil manfaat dari sumur tersebut selama tiga hari. Empat hari berikutnya, Yahudi boleh menjual air sumur kepada umat islam.
Masa tiga hari dimaksimalkan oleh muslimin. Air ditimba untuk memenuhi kebutuhan selama satu minggu. Yahudi gigit jari. Haknya yg empat hari tidak berbuah sepi. Yahudi tidak bisa mencegah muslimin menimba dari sumurnya karena Utsman telah membayar sesuai kesepakatan. Maka keputusan akhir diambil si Yahudi. Dia jual seluruh haknya akan sumur tersebut kepada Utsman. Muslimin pun bersuka cita. Mereka bersyukur kepada Allah yang telah menjadikan hati seorang hamba sebaik Utsman bin Affan.
Dengan uangnya Utsman telah mendapat kesenangan. Berkat uangnya pula beliau berlimpah kebahagiaan. Dan uang tersebut juga berkontribusi pada satu tempat di surga.

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: